Viral  

Latar Belakang Putri DA, Anak Tukang Becak Tulang Punggung Keluarga yang Dapat Uang Panai Rp 2 Miliar

Semujer.com – Sosok Putri Isnari, penyanyi jebolan ajang Dangdut Academy 4 tengah menjadi sorotan setelah menggelar acara Mappenre Dui sesuai adat Bugis bersama calon suaminya, Abdul Azis yang merupakan anak dari Haji Alwi Ruslan.

Pasalnya, Putri Isnari alias Putri DA menerima uang panai sebesar Rp 2 miliar dari calon suaminya yang merupakan anak dari crazy rich Kalimantan Timur.

Putri Isnari alias Putri DA dan calon suami, Abdul Azis. (Instagram/puzis73)

Tak sedikit publik mungkin penasaran dengan latar belakang Putri DA, karena bisa mendapatkan uang panai Rp 2 miliar beserta hantaran beberapa barang branded.

Latar Belakang Putri Isnari

Putri Isnari alias Putri DA adalah perempuan asal Balikpapan yang berhasil meraih Golden Ticket ketika audisi Dangdut Academy 4 di Makassar dan masuk 35 besar.

Sebelum mengikuti ajang penyanyi dangdut yang digelar oleh Indosiar tersebut, Putri DA ini memang sering tampil menyanyi di berbagai ajang musik dangdut.

Bahkan, Putri Isnari juga langganan juara di berbagai lomba penyanyi dangdut di Kota Minyak.

Putri Isnari yang memang sudah menekuni musik dangdut sejak kelas 4 SD ini pun mengidolakan sosok Lesti Kejora, yang merupakan pemenang Dangdut Academy 1.

Namun, Putri DA yang dilamar anak Haji Alwi Ruslan dengan uang panai Rp 2 miliar ini ternyata berasal dari keluarga yang sangat sederhana dan jauh dari istilah “crazy rich” seperti calon mertuanya.

Ayah Putri DA diketahui hanya seorang buruh becak pengangkut barang. Putri Isnari sendiri adalah anak ke-8 dari 9 bersaudara.

Karena sudah menggeluti dunia tarik suara sejak kecil, Putri DA pun sudah bisa menghasilkan uang dari suaranya itu sejak belia dengan tampil di acara pernikahan.

Tak jarang uang hasil keringatnya tampil menyanyi itu juga diberikan kepada orangtuanya untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarga.

Kini, sosok Putri DA yang semakin populer di Asia membuat honornya sebagai penyanyi dangdut semakin meningkat. Padahal sebelumnya, perempuan asal Balikpapan yang menjadi tulang punggung keluarga ini merasa cukup kesulitan mencari uang Rp 200 ribu sehari.

Karena honornya yang semakin meningkat itu, ayah Putri DA pun dikabarkan tak lagi menarik becak dan memilih mendirikan usaha.

Sumber: www.suara.com