Viral  

Komentari Video Viral Perempuan Cerai Setelah Cekcok dengan Ibu Mertua, Ria Ricis Kena Sindir Warganet

Semujer.com – YouTuber Ria Ricis menanggapi isu viral tentang lelaki bernama Ghani Haeruman yang menceraikan istrinya, Sherin demi orangtua.

Menurutnya keputusan tersebut sudah tepat. Dia mendukung keputusan Ghani yang memilih ibunya ketimbang perempuan yang dicintainya.

“Udah Ghan. Udah paling bener kamu balik ke ibumu,” tulisnya di kolom komentar video yang viral, dikutip pada Rabu (25/10/2023).

Namun dukungan Ria Ricis sebenarnya hanya sarkas. Ricis mendoakan Sherin agar mendapatkan jodoh yang lebih baik dari Ghani Haeruman.

“Mantan istrimu akan dapat terbaik kok dari Allah,” sambung salah satu YouTuber hits di Indonesia itu.

Ria Ricis (instagram)

Komentar Ria Ricis soal kisah rumah tangga Sherin dan Ghani Haeruman sontak mengundang banyak komentar dari warganet. Banyak yang bertanya-tanya apakah Ricis merasa senasib dengan Sherin.

“Apakah relate sama Ricis?” komen salah satu warganet.

“Ricis komentar karena memiliki masalah yang sama tentang suami. Mementingkan orangtua serta saudaranya,” sambung warganet lainnya.

Sebelumnya viral seorang perempuan bernama Sherin curhat kepada Ustadz Hanan Attaki. Dia mengaku diceraikan oleh Ghani Haeruman lantaran kerap cekcok dengan mertua.

Cerita perempuan bernama Sherin (TikTok)
Cerita perempuan bernama Sherin (TikTok)

Alasan mereka sering cekcok karena Ghani lebih memilih untuk memberikan nafkah ke orangtua daripada istri dan anaknya. Padahal Sherin sudah berusaha untuk berlapang dada dan mengerti dengan kondisi finansial keluarga suaminya.

“Saya di sini mau bertanya ustad, apakah berdosa melawan mertua yang ikut campur rumah tangganya. Apakah dibenarkan suami memilih ibunya dan menelantarkan anak istrinya bakal masuk surga Firdaus?” tanya Sherin sembari menangis.

Sementara warganet mengecam sikap Ghani Haeruman sebagai seorang suami, Ria Ricis justru memberikan dukungan. Istri Teuku Ryan itu mendukung keputusan Ghani menceraikan Sherin dan memilih ibunya.

Kontributor : Chusnul Chotimah

Sumber: www.suara.com