Viral  

Ivan Gunawan Lulusan Mana? Bayaran Jadi Desainer Lebih Tinggi, Pantas Hempas Brownis

Semujer.com – Setelah mendapatkan sanksi dari KPI, Ivan Gunawan mengambil sebuah keputusan bulat. Ketimbang bertahan, ia memilih untuk mundur dari acara yang dipandunya.

Ivan Gunawan sendiri sudah melalang buana sebagai host dalam berbagai acara. Ia menjadi host dalam acara Brownis kurang lebih selama tujuh tahun.

Namun kini, pada tahun 2024, ia memilih untuk menyampaikan ucapan selamat tinggal. Ia menyampaikan terima kasih dan permohonan maaf kepada para rekan kerja dan tim.

“Thank you @brownis_ttv sudah memberikan tempat buat aku berkarya selama ini @ruben_onsu @ayutingting92 @wendicagur maaf kalo ada selah selama kita kerja selama ini mba @jck_desaratu terima kasih kesempatannya,” tulis Ivan Gunawan di Instagram, dilansir pada Selasa (9/1/2024).

“Semua team maafin Mamih harus melanjutakan kehidupan di tempat lain,” lanjutnya.

Semenjak keputusan tersebut diambil, banyak yang penasaran dengan pendapatan yang diperolehnya. Terutama sebagai host dalam acara Brownis.

Ivan Gunawan memang tidak pernah blak-blakan soal honor yang diterimanya selama menjadi host. Namun sang rekan kerja, Ruben Onsu pernah membongkarnya.

Konon, honor yang diterimanya benar-benar besar hanya untuk satu jam. Untuk satu jam menjadi host di Brownis, Ivan Gunawan bisa mendapatkan uang Rp80 juta.

Namun harga itu masih jauh dari pendapatannya di bidang lain. Seperti yang diketahui, Ivan Gunawan adalah seorang desainer kondang.

Saat menjadi desainer untuk Zaskia Gotik, ia mendapatkan bayaran yang tidak tanggung-tanggung. Ivan Gunawan dibayar ratusan juta Rupiah untuk satu gaun.

Ivan Gunawan (Instagram/ivan_gunawan)

Honor serta bayaran yang diperoleh Ivan Gunawan ini membuat publik juga bertanya-tanya soal latar belakangnya. Termasuk mengenai latar belakang pendidikan.

Ditelusuri lebih lanjut, memang tidak banyak informasi yang membahas mengenai pendidikan Ivan Gunawan. Namun diketahui bahwa ia menempuh TK dan SD di Singapura.

Hal ini lantaran sang Ayah adalah seorang diplomat dan ia hidup pindah satu negara ke negara lain. Setelahnya, ia pernah sekolah khusus anak Indonesia di Rusia.

Ketika kembali ke Indonesia, ia tetap melanjutkan pendidikannya. Ia diketahui pernah menempuh pendiddikan di SMA Perguruan Cikini Jakarta Selatan.

Namun menariknya, dari semua rekam pendidikan, ia mengaku tidak pernah pergi ke sekolah fesyen. Ia belajar fesyen secara autodidak hingga menjadi desainer terkenal.



Sumber: www.suara.com